Sabtu, 02 Agustus 2008

Quelle est la date d'aujourd'hui ?

Yesterday-in my mind
Hidup terasa sederhana. Bangun-mandi-sekolah-maen-makan-nonton TV-tidur-bangun lagi. Aktivitas hanya berputar-putar di sekitar sana. Kalau mau melakukan yang lain, ya lakukan. Tentu saja yang mau dilakukan juga masih punya batasan-batasan tertentu. Mungkin tidak sesimpel itu. Masih ada masalah, hambatan, tantangan yang harus dihadapi. Tapi kira-kira begitulah gambaran ekstremnya.
Memiliki
keluarga, teman, serta cita-cita.
Sudah cukup komplit untuk remaja-tiga-belas-tahun, pada umumnya. Merasa hidupnya cukup bahagia, merasa apa yang telah dimilikinya adalah segalanya, merasa segalanya akan bertahan selamanya.
Banyak teman. Tapi yang dianggap bestmates hanya beberapa orang. Tidak begitu 'menganggap' yang biasa. Hanya yang luar biasa (baca: bestmates-nya) yang dianggap. Bestmates pasti akan saling menganggap, begitu yang ada di otak.
Persahabatan dijalankan dengan wajar. Jalan-jalan di mall, mengobrol, berbagi cerita dan rahasia. Perbedaan tetap ada, tapi
dulu itu malah bikin jadi unik dan saling melengkapi. Mungkin kadang ada perbedaan pendapat, tapi dengan sendirinya akan terbawa oleh angin. Merasa saling memiliki dan saling percaya.
Friendship
felt sweet, very sweet.
Today- In fact
Berubah. Banyak yang berubah.
Mungkin aktivitas memang masih tetap itu-itu saja. Aktivitas belum waktunya untuk berubah-atau pun dirubah.
Entah apa yang berubah, ataupun dirubah. Mungkin keadaannya yang berubah, bisa juga pandangan hidup yang dirubah.
Teman. Bestmates, yang untungnya tidak hanya seorang. Kalau hanya seorang, akan disebut bestmate, dan selanjutnya akan disebut bestmate.
Bestmate, yang tadinya sweet, berangsur-angsur tasteless. Dan pada hasilnya jadi benar-benar pahit. Bestmate yang tadinya benar-benar dianggap, lama-lama jadi tidak menganggap. Dan pada hasilnya, juga jadi tidak dianggap. Walau tidak sesederhana itu kenyataannya. Ada beberapa konflik dan insiden yang terjadi. Tapi kira-kira begitulah gambaran sederhananya.
Tidak sebegitu melankolisnya sampai bersedih-sedih memandang ke luar jendela. Tapi mengetahui faktanya, yang dapat dilakukan hanya menelan ludah. Ludah itu diumpakan sebagai cacian, makian, yang ingin menyeruak keluar dari tenggorokan untuk sang bestmate tercinta.
Pelajaran hidupnya, bahwa apapun yang dimiliki sekarang tidak akan bertahan selamanya, sekuat apapun kepercayaannya terhadap hal tersebut. Pantang untuk berpikir bahwa sesuatu akan menjadi kekal bila sesuatu terjadi. Itu hanya suatu bentuk dari penghiburan diri sendiri-bahkan membohongi diri sendiri. Tidak ada wujudnya.
Here is the evidence. Prinsip dari buddhism yang benar-benar make-sense:ANICCA.
Menjalani hari-hari di belantara kesibukan kota harus pintar-pintar menghindar dari kebosanan yang mendekap. Seperti yang sering dialami juga, kebosanan akan timbul jika aktivitas yang dilakukan boring dan monoton. Untuk highschooler apalagi.
Mencari dan melakukan aktivitas menarik adalah solusi yang bagus untuk ini. Jika tidak memungkinkan, mata yang harus mengganti sudut pandang dan menemukan sesuatu yang menarik dalam hari-hari kita. Menarik. Pasti akan menjadi menarik jika berusaha untuk mencari sesuatu yang menarik.
Tomorrow-hopefully
Mimpi memang harus digantung setinggi-tingginya. Kalau jatuh, ya resiko.
Jangan cuma mengkhayal, do something.Ibarat mau terbang, jangan cuma menengadah ke atas. Yang didapat hanya kotoran burung.
Banyak yang diinginkan. Banyak sekali. Dari pertama hanya kepala, lalu bercabang-cabang sampai tumbuh badannya. Tidak ketinggalan juga ekornya. Jadi begitu juga keinginan itu ibarat satu paket. Terwujud satu, yang lain antre.
Dan inginnya juga sih, semua keinginan itu terwujud. Tapi mewujudkannya juga tidak segampang buang angin. Harus ada keringat, kerja keras yang dikorbankan.
Itu juga yang sedang coba dilakukan. Dan sedang ditunggu hasilnya.

Hari-hari berlalu terlalu cepat, hingga hampir tidak disadari berjalannya waktu. Namun perbedaan hari satu dengan yang lainnya tetap nampak, dan akan terus nampak.

"If we had no faults of our own, we would not take so much pleasure in noticing those of others."
-Francois de La Rochefoucauld

3 komentar:

Vianna Tandriani mengatakan...

omaaa... =)
wew,,postingannya dalemm benerr cuyy...
blognyaa simpel tapi berisi..=)
updatee lg dunk saae.. >0<

The Metropolos mengatakan...

tq vianna.
heheh. lu juga dngg.

Marshella Jastine mengatakan...

bestmate nya siapa?hhhh.